Tips Berbisnis Baju Bekas Import dan Cara Mengelolanya

13/01/2021

Kegiatan belanja produk sandang memang tidak pernah surut, mulai dari 2015 hingga kini sudah banyak produk-produk lokal berlomba-lomba menjadi trend nomer satu di Indonesia. Alhasil, banyak sekali setiap tahunnya event-event besar fashion seperti (IFW) Indonesia Fashion Week, Jakarta Fashion Week (JWF) dan event-event brand lokal lainnya yang membuat para remaja tiap tahunnya semakin antusias dengan bisnis fashion di Indonesia. Saat ini perkembangan bisnis fashion sangat pesat, dari mulai online shop, butik, distro, factory outlet dan yang terakhir tidak kalah thrifting shop.

Thrifting shop pasti sudah tidak asing lagi ditelinga anak muda saat ini, kegiatan membeli barang antik, unik dengan harga yang semurah-murahnya. Banyak yang mengartikan juga thrifting berarti pembelian barang bekas dengan kualitas barang yang masih sangat baik untuk dibeli. Maraknya thrifting shop ternyata juga membuka peluang bisnis baju bekas yang kembali dijual oleh anak muda. Biasanya bisnis ini dilakukan jika pelaku bisnis dapat menemukan baju-baju bekas import yang masih sangat layak dipakai, lalu dijual kembali dengan harga yang masih terjangkau.

Baca Juga: Jasa Pengiriman Barang Berbasis Teknologi Kargo.tech

Persiapkan Hal ini Sebelum Berbisnis Baju Bekas Import

Biasanya, Memiliki bisnis yang sesuai dengan passion akan lebih menarik dan akan lebih tekun untuk dijalani. Namun, ternyata tekun saja tidak cukup jika kamu ingin nyemplung di bisnis satu ini. Banyak hal yang mungkin harus kamu pelajari sebelumnya jika ingin nyemplung di bidang ini. Berikut ini beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum berbisnis baju bekas.

Thrift shop concept


Mengetahui brand Luar Negeri

Pertama kamu harus tahu sebelumnya brand baju produk luar apa saja yang memiliki value jika dijual di sini. Banyak sekali barang bekas import yang datang ke Indonesia yang mempunyai brand namun peminatnya sangat sedikit akibat keterbatasan pengetahuan produk luar. Tidak hanya tentang produk knowledge, kamu juga harus mengetahui harga pasar produk itu sehingga kamu dapat tepat menentukan harga jualnya. 

Mencari Tahu Model Pakaian

Setelah mengetahui beberapa brand luar yang diminati di Indonesia, tentunya juga kamu harus mengetahui sedikit demi sedikit jenis model baju ataupun celana. Pasalnya banyak jenis model yang dirasa gak cocok jika dipakai di Indonesia, hal ini perlu diketahui karena banyak penjual yang hanya mementingkan brand namun lupa dengan model yang terlalu berlebihan, alhasil barang pun nganggur tidak terjual.

Mencari Supplier

Jika perbekalan brand knowledge kamu sudah cukup, saatnya sekarang kamu melakukan eksekusi dengan mengunjungi langsung pasar-pasar yang sudah banyak dikenal di Indonesia, contohnya di Jakarta ada Pasar Senen, Pasar Santa, Jatayu dan masih banyak lagi. Dalam tahap ini kamu mungkin harus sabar dan tidak boleh terburu-buru dalam melakukan pembelian. Lakukan double checking terhadap baju sesuai produk knowledge yang kamu punya. Selain itu catatan penting pada saat thrifting adalah, jangan sampai kamu terlihat mencolok pada saat kesana, karena penjual barang bekas biasanya nakal dan sering menaikan harga jual.

Jual Baju Bekas Import Karungan

Mungkin jika kamu belum puas memang tidak ada salahnya kamu mencoba untuk beli baju bekas import karungan. Di dalamnya kamu langsung dapat baju, kaos, sweater, dress, jeans dan masih banyak lagi. Biasanya untuk mendapatkan bal-balan seperti ini memang sedikit gambling, ada beberapa baju yang tidak layak pakai dan juga beberapa yang rusak. Namun, mungkin sisanya adalah harta karun yang mungkin bisa kamu jual lagi.

Tidak ada salahnya juga kamu mencoba untuk mencari supplier dengan cara blusukan, dan juga memesan baju dengan cara karungan.

Baca Juga: Tips Menjual Mobil Bekas Agar Cepat Laku dan Cara Memilih Jasa Pengiriman Yang Tepat

Tips Berbisnis Baju Bekas Agar Cepat Laku

Jual beli baju bekas

Apakah peminat baju bekas masih ada hingga saat ini? Jawabannya tentu ada! Kalangan muda yang sudah melek dengan fashion menjadi target utama kamu dalam meraup keuntungan, pasalnya anak muda sekarang juga penuh syarat gengsi dalam bergaya. Menjual barang preloved juga memang memiliki peminat yang besar, namun kamu perlu hati-hati karena calon pelanggan kamu juga ‘pemilih’ dalam membeli barang bekas. Berikut ini tips menjual baju dan aksesoris preloved agar cepat laku!

1. Ketahui Kondisi Barang 

Setelah kamu mengecek di pasar, sekarang saatnya kamu mengecek di rumah mulai dari kondisi barang, brand knowledge barang tersebut hingga berapa persen kualitas barang itu. Semua itu bisa kamu ungkapkan di kolom deskripsi online shop kamu, sehingga para calonn pelanggan percaya dengan produk yang kamu jual. Selain, itu juga ada baiknya untuk kamu melakukan perawatan terhadap baju. Baju yang kotor dan penuh noda juga tidak akan sedap jika di foto. Jadi, cuci dulu baju bekas yang ingin kamu jual dan juga jangan lupa untuk disetrika agar sedap dipandang pada saat pemotretan.

2. Perhatikan Saat Foto Barang

Gak perlu studio yang memakan banyak biaya untuk melakukan pemotretan barang, yang penting barang terlihat jelas dengan pencahayaan yang baik, sehingga calon customer dapat melihat secara detail preloved kamu. Tidak lupa juga untuk memperhatikan sisi estetik pada foto yaitu dengan menata baju dengan baik, mengambil angle foto pada highlight barang, dan gak ketinggalan aksesoris pemanis, agar sedap dilihat.

3. Tulis Deskripsi Pakaian

Pada kolom deskripsi kamu bisa memberitahu tentang kondisi barang yang ingin kamu jual, bisa juga kamu menjelaskan dengan persentase kondisi kelayakan barang. Ukuran baju, dan brand knowledge tentang baju juga dirasa menjadi daya tarik sendiri bagi calon pelanggan, karena kamu dirasa seorang profesional yang mengerti di bidang fashion.

4. Manfaatkan Kembali Aplikasi Jual Beli Barang second

Aplikasi yang harus kamu tau seperti Carousell, Tinkerlust, Reebonz, dan masih banyak lagi juga bisa kamu ikuti. Masing-masing aplikasi pasti mempunyai fiturnya tersendiri sehingga barang kamu jadi cepat terjual. Tentunya untuk melakukan branding terhadap produk dan brand harus dilakukan dengan sabar. Namun, jika kamu berhasil menawarkan harga yang bagus sesuai dengan brand dan kualitas disertai dengan kejujuran pastinya produk kamu menjadi produk yang terpercaya.

Kargo Membantu Melancarkan Distribusi Logistik Bisnis Melalui Platform Digital

Thrifthing shop

Tentunya memahami penyedia layanan pengiriman logistik tidak semuanya dilengkapi dengan platform Digital. Kamu harus mencari semuanya secara manual dan konvensional. Hal itu cukup menyulitkan jika kamu adalah pemula dalam berbisnis dan tidak mempunyai koneksi terhadap jasa pengiriman logistik. Selain itu juga kerugian lainnya kamu juga bisa tertipu jika sama sekali tidak mengetahui seluk beluk perusahaan.

Untuk kamu yang ingin mengirim barang mulai dari karungan baju bekas import, hingga barang berat lainnya sekarang saatnya kamu coba melihat-lihat trik yang cocok untuk menjadi penyedia jasa pengiriman logistik kamu. Tidak perlu mengeluarkan banyak waktu dan tenaga untuk mencari akomodasi logistik agar produk kamu sampai ke tangan customer kamu dengan aman dan tepat waktu. Yuk segera download aplikasi Kargo Shipper di Playstore dan coba pilih vendor truk yang cocok untuk logistik kamu sekarang juga. Nikmati promo hingga 25% untuk pengguna baru dengan maksimal nominal Rp 150.000 jika kamu melakukan minimum transaksi Rp 200.000. Cek sekarang dan dapatkan truk dengan harga yang terjangkau!